Langsung ke konten utama

Cara Mengedit Gambar Menjadi HDR (High Dynamic Range) Dengan Photomatix

HDR atau High Dynamic Range dimengerti sebagai suatu keadaan atau proses pembuatan foto yang mengandung rentang Dynamic Range yang besar, yaitu rentang perbedaan antara yang "terang" dan yang "gelap" sangat besar, disebut rentang exposure dinamis. HDR ini dulunya disebut HDRI (High Dynamic Range Imaging).

Pengertian HDR sebagai "proses", ada yang bilang kurang tepat, tetapi sudah terlanjur populer di forum-forum jadi ya kita pakai saja :)

Contohnya foto berikut ini, langitnya terlalu terang, tidak kelihatan detail langitnya, dan bangunannya terlalu gelap, tidak kelihatan detail bangunannya. Ini rentang exposure dinamis terlalu besar.

Keadaan perbedaan gelap dan terang yang sangat besar seperti seperti ini disebut HDR dan dapat di atasi dengan proses HDR. Kalo perbedaan gelap dan terang tidak terlalu besar ya bukan HDR lah. Tentang HDR antara lain ada di:

Tiga Langkah Utama Cara Membuat Foto HDR :
1. Multi-Exposure
2. Merge
3. Tone-Map

Secara ringkas adalah sebagai berikut:
-Multi-Exposure: Membuat beberapa foto yang sama tapi berbeda exposure. (Bracketing).
-Merge: Gabungkan foto-foto itu dengan Merge HDR.
-Tone-Map: Lakukan Tone Map terhadap gabungannya untuk mengatur Tone terang gelapnya.

Itu adalah tiga langkah utama membuat HDR, yang akan dijelaskan lebih detail. Setiap anda ingin membuat foto HDR, mudah diingat ada 3 langkah utama dalam proses HDR di atas :)
"Multi-Exposure" / "Merge" / "Tone-Map"

Jadi kalau ada keadaan alam atau potret atau apapun di dunia ini yang mengandung perbedaan gelap dan terang yang sangat besar (Dynamic Range besar) anda bisa membuat foto HDR terhadap keadaan itu. Tidak selalu harus siang hari, juga malam hari banyak keadaan yang mengandung HDR.
Fake HDR (Pseudo HDR):
Ada juga HDR Palsu, yaitu melakukan Tone Map terhadap satu file yang diproses menjadi 3 file berbeda exposure, ini bukan HDR tetapi Fake HDR atau Pseudo HDR. Hasilnya memang bagus dan mak nyussss... tapi kadang-kadang tidak sempurna karena langkah pertama sebelumnya tidak dilakukan (MultiExposure). 
Saya juga suka melakukan Fake HDR untuk memanfaatkan proses Tone Mapping.


Berikut ini saya akan berusaha menjelaskan 3 langkah HDR satu per satu secara lebih detail.

1. Multi-Exposure:
Membuat beberapa foto yang sama tapi berbeda exposure (Bracketing)
Membuatnya dengan proses "bracketing" atau kalau di Nikon disebut "multiple exposure". Coba anda lihat di User Manual kamera anda biasanya ada petunjuk untuk membuat bracketing atau multiple exposure.
Sebaiknya semua foto dalam format RAW supaya lebih banyak detail warna dan gradasi yang tertangkap. Kalo mau JPEG boleh saja, hasilnya juga kadang bagus.
Berikut ini adalah 3 foto yang saya buat terhadap keadaan alam di atas. Foto pertama adalah normal seperti contoh di atas, foto ke dua dengan exposure lebih rendah, dan foto ke tiga dengan exposure lebih tinggi.



Tips Tambahan untuk langkah bracketing ini:
1. a. Lakukan dengan TRIPOD agar gambar dalam foto-foto tersebut tidak bergeser sewaktu digabung. Walaupun Photomatix dan Photoshop dapat menyesuaikan gambar yang bergeser tetapi kalau bergesernya terlalu banyak hasilnya tidak pas banget.
1. b. Bagaimana kalau kamera anda tidak ada fasilitas Bracketing maupun Multiple Exposure.
Caranya adalah buatlah shoot pertama secara normal.
Kemudian berikan expsure compensation misalnya -1ev dan shoot lagi.
Kemudian berikan expsure compensation berlawanan misalnya +1ev dan shoot lagi.
Sehingga anda mendapat 3 exposure -1ev dan 0ev dan +1ev
Selama merubah exposure compensation camera harus tetap di Tripod dan tidak berubah arah.

Berikut ini cara merubah exposure compensation pada Nikon D40, yaitu anda tekan tanda +/- sambil diputar dial-nya ke kiri atau ke kanan sampai harga ev yang diinginkan:
1.c. Kalau hasilnya gambarnya berbeda besarnya sebaiknya dicoba Manual Focus. Hal ini karena ada kamera yang setiap shoot melakukan Auto-Focus lagi yang kadang-kadang focusnya berbeda-beda. Dicoba saja kalau ternyata Auto-Focus hasilnya selalu bagus ya tidak usah Manual-Focus

Dari sini melangkah ke tahap berikutnya, HDR Merging.

2. Merge: 
Gabungkan foto-foto itu dengan Merge HDR
Banyak software untuk menggabungkan foto untuk Merge HDR, seperti Photomatix, Photoshop, Dynamic Photo HDR, dan lain-lain.
Berikut ini Merge HDR dengan Photoshop, yaitu dengan menu Automate dan Merge to HDR...

Berikut ini Merge HDR dengan Photomatix, yaitu dengan tombol Generate HDR Image.

Lakukan Merge HDR ini sambil mengenali tombol-tombol selanjutnya dalam proses penggabungan HDR, Merge to HDR ini. Diharapkan dengan latihan anda akan mengenali apa maksud tombol-tombol tersebut.
Hasil Merge HDR dapat di save untuk proses selanjutnya yaitu Tone Map, atau dapat langsung dilakukan Tone Map segera. Di Photomatix proses Tone Mapping langsung terjadi sesudah Merge HDR. Sedangkan di Photoshop hasil Merge HDR dapat di simpan dan di proses lanjut memakai software lain kalau mau.

3. ToneMap: 
Lakukan Tone Map terhadap gabungannya 
Tone Map dapat dilakukan dengan bermacam software, tergantung selera dan kecocokan. Seperti disebut di atas, hasil Merge HDR dengan Photoshop dapat dilakukan Tone Map dengan Photomatix.
Cara Tone Map dengan Photoshop adalah dengan merubah foto dari 32bit menjadi 16bit atau 8bit, maka akan muncul tombol-tombol untuk Tone Map. Tone Map dengan Photoshop tidak saya jelaskan di sini.
Cara Tone Map dengan Photomatix adalah dengan meng-klik tombol Ton Mapping sebagai berikut.

Lakukan Tone Map ini sambil mengenali tombol-tombol selanjutnya dalam proses Tone Mapping. Diharapkan dengan latihan anda akan mengenali apa maksud tombol-tombol tersebut.
Salah satu pilihan set tombol-tombol untuk Tone Mapping saya berikan pada Tips yang lain dalam "HDR Photomatix Pro Gratis" 

Berikut ini salah satu contoh pemilihan tombol-tombol tersebut. 
Strength = 70 
Color Saturation = 50 
Luminosity = 8 
Light Smoothing = 4 
Microcontrast = 6 
White Point = 3.514% 
Black Point = 0.490% 
Gamma = 1.00 
Temperature = 4 
Saturation Highlights = 0 
Saturation Shadows = 0 
Micro-smoothing = 10 
Highlight Smoothing 30 
Shadows Smoothing = 30 
Shadows Clipping = 0 

Tekan tombol prosses untuk memulai proses Tone Mapping. Setelah tombol process ditekan akan didapatkan hasil proses HDR yang lengkap. File hasil HDR ini harus di-save dalam bentuk JPEG atau TIFF.
Hasil akhir setelah diadjust sedikit sana-sini di photoshop:

Mungkin hal yang paling penting dalam membuat HDR ini adalah "latihan". Apabila anda membuat HDR hasilnya tidak memuaskan jangan putus asa, coba lagi setting yang lain. Mudah untuk mengingat 3 langkah proses HDR di atas.
"Multi-Exposure"
"Merge"
"Tone-Map"

Selamat ber HDR....
kritik saran sangat diharapkan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Latihan Memperbaiki Tulang Punggung Belakang Bungkuk

Beberapa kebiasaan yang tanpa Anda sadari bisa menjadi faktor seseorang memiliki postur tubuh yang kurang cantik. Sehingga ini membuat penampilan Anda menjadi kurang cantik dan terkadang membuat Anda menjadi malu dan tidak percaya diri.
Postur tubuh yang buruk ini biasanya disebabkan oleh cara duduk yang salah, sering membawa tas berat, tidur dengan bantal tinggi, sering menggunakan sepatu hak tinggi atau kelebihan berat badan. Dengan postur tubuh yang buruk akan menimbulkan beberapa efek seperti sakit pinggang, nyeri pada punggung dan juga mudah lelah.
Ini semua bisa Anda perbaiki dengan latihan ringan untuk menjadikan penampilan kembali menarik dan membuat Anda percaya diri, sbb tips-tipsnya:

Pertama. Melakukan beberapa latihan peregangan (streching) secara teratur untuk membantu melebarkan bahu sehingga tidak condong ke depan dan dapat meningkatkan fleksibilitas.

Kedua. Latihlah berdiri dan duduk dengan posisi tulang belakang lurus serta letak pundak dan bahu yang tegak dengan kedua tela…

Menambah Font Style pada MS Office

Menambah Font Style pada MS Office | Font-font pada Ms Office, misalnya Word, Powerpoint, dan Excel memiliki berbagai macam Font Style. Namun, font style bawaan mereka terlalu sedikit dan monoton atau terlalu simpel. Jadi, jika ingin membuat dokumen dengan font style yang lebih stylish kita harus menambahkannya sendiri. Bagaimana caranya? Caranya cukup mudah.



Pertama download dulu font style nyadisini.
Karena file nya berbentuk .RAR maka harus di ekstrak terlebih dahulu.Buka foldernya, kemudian Select all dengan cara menekan tombol CTRL+A pada keyboard, lalu copySelanjutnya, klik start pada windows>Control Panel>Paapearence and Personalization>FontLalu paste file tadi di situ. SELESAI!!! Anda dapat mengeceknya dengan membuka MS Offici. Font ini akan otomatis tersimpan pada windows, jadi sebenarnya tidak hanya menambah font style pada Ms Office saja, namun juga akan menambah font style pada setiap program yang menggunakan teks. Misalnya Photoshop. Corel, dan lain-lain...

Cara Melacak Nomor Handphone (No. HP) Seseorang

Jika kamu sering dimisscall orang, di isengin orang MARAH! Kamu bisa mengecek lokasi mereka, mendeteksi di daerah mereka tinggal, kota penelpon kita . .
Silahkan pakai HLR Lookup Search

Nah disitu kita tinggal memasukkan no telepon yang mau kita lacak lalu klik search.
Berikut Daftar Operator yang dapat dideteksi : 1. Telekomunikasi Selular [Kartu Halo, Simpati, Kartu AS] 2. Indosat (Cellular) [IM3, Mentari, Matrix] 3. Indosat (Fixed) [Starone] 4. Excelcomindo Pratama [XL] 5. Hutchison CP Telecommunications [Three] 6. Natrindo Telepon Seluler [Axis] 7. Bakrie Telecom [Esia] 8. Telekomunikasi Indonesia [PSTN, Flexi] 9. Mobile-8 Telecom (Cellular) [Fren] 10. Mobile-8 Telecom (Fixed) [Hepi] 11. Smart Telecom [Smart] 12. Sampoerna Telekomunikasi Indonesia [Ceria] 13. Pasifik Satelit Nusantara [Byru]
NB: Kelemahan HLR Lookup yaitu : lokasi yang dapat dilacak hanya lokasi pendaftarannya saja. Jadi kalo pemilik HP uda lari ke tempat lain ya nda bekal ketemu deh
Hasil deteksinya pun Sangat Akurat.

Ini adalah has…